Its hard to pretend you love someone when you don't but its harder to pretend that you don't love someone when you really do ..

You wondered how you’d make it through. I wondered what was wrong with you. Because how could you give your love to someone else, yet share your dreams with me? Sometimes the only thing you’re looking for, is the one thing you can’t see.

Love never dies a natural death. It dies because we don't know how to replenish its source. It dies of blindness and errors and betrayals. It dies of illness and wounds; it dies of weariness, of withering, of tarnishing.

Selasa, 07 Desember 2010

US hari pertama

ok, saya akan menceritakan pengalaman, cerita2, hal2 tidak penting ketika saya menjalani hari pertama us di semester ganjil ini, hadeeh".

hari ini cukup dingin ketika aku mulai berjalan di jalan setapak... *blabla*
pelajaran pertama yang akan diujikan hari ini adalah, KIMIA, KIMIA LOH!! saya yang bernomor US-kan 073 masuk ke ruang 3. ada sebagian dari manusia atau makhluk kelas saya yang bersemedi dengan bersajikan beberapa lembar kertas, buku cetak KIMIA yang bikin mata sakit, pena, pensil, etc. Tepat pukul 06.45 pagi, bel berbunyi : nyiit (atau sejenisnya), mulai para pengawas berjalan menuju ruang yang akan mereka awas, dan ternyata! tebaaakk, yang mengawas kami adalah Pak RUDI, PAK RUDI TEMAN-TEMANNNN!!! anda tau pak RUDI? kalo saya sangat tau siapa bapak ini, haha *tertawa gaje* pastinya anak-anak kelas A,B, dan C tau, TAU!! ketika bapak itu mulai masuk dan memandang seluruh penjuru ruangan dengan auranya, ada anak-anak yang mulai teriak tidak jelas, lari sana-sini, dan saya hanya duduk dengan pasrah di bangku yang tertuliskan nomor saya : 073 *?*

pak Rudi mulai membagikan kertas jawaban dan soal KIMIA yang hampir membuat saya muntah. saya mulai mengerjakan soal-soal KIMIA sesuai dengan apa yang telah saya pelajari dengan khidmat dan dengan sungguh-sungguh (tidak jelas). sebelum saya mengerjakan soal, saya berdo'a dengan sangat2 khusyuk teman-teman, asal kalian tau! saya mulai dengan soal-soal multiple choice yang pake bahasa ENGLISH! tibalah saya pada soal yang sangat mematikan dan membuat saya bengong kira2 1 menit *untung saya tidak mengeluarkan cairan dari mulut* , otak saya seakan kena sindrom pusing dan gaje mau muntah. huekk :( *oh God, help me* saya tetap mencoba, trying, trying sampai saya benar2 menyerah!! saya memulai memandang penjuru kelas dengan mata yang berkunang-kunang. banyak teman2 saya yang santai, ada yang tidur. Bapak itu mulai menghampiri saya dan bertanya : Anda seperinya belum selesai. Saya : siap belum pak *dengan ekspresi yang tidak dapat saya deskripsikan dan perasaan menahan muntah*. bapak : lalu mengapa anda melihat ke arah teman2 anda, tidak melihat ke arah soal yang belum anda kerjakan? saya : saya sudah nyerah pak. bapak : hah?. bapak Rudi langsung pergi entah kemana. mungkin karena saya melihat aura dari pak Rudi, saya merasakan ada segugah keinginan untuk menyelesaikan soal-soal kimia yang belum selesai dan akhirnya, dengan segenap kekuatan yang ada, saya menyelesaikan dengan gaje soal essay itu! haha *?* inti dari segala inti adalah soal itu adalah racun yang secara perlahan membuat anda diri anda mati. waspadalah *seyem*

ulangan kedua adalah, PLH. Pendidikan Lingkungan Hidup. Taukah anda? saya hanya menghafal materi PLH itu dalam 5 menit! bayangkan! IMAGINE THAT! ini semua karena saya sama sekali tidak tergugah untuk mengahafal dalam kurun waktu 25 menit kira2 karena saya masih terkena sindrom penyakit ulangan kimia yang mematikan teman-teman. hihi *nambah gila* yang saya lakukan selama istirahat hanya duduk, melamun. akhirnya saya mengajak afifah astarini untuk membeli beberapa pengganjal perut a.k.a makanan karena SUMPAH, saya sangat lapar!! ketika di tengah perjalanan, kami bertemu Bu Wardah. Beliau meminta kami mengambil tasnya yang tertinggal di Ruang 13. tetapi hasilnya nihil. tidak ada sama sekali tas disana. maaf Bu War, kami tidak tau. Tidak lama kami masuk, Miss fikha sebagai pengawas datang dengan menenteng soal-soal PLH. miss fikha mulai membagikan kertas..... (sama seperti pengawas yang lain)
saya mulai menjawab soal PG yang alhamdulillah lancar2 saja, Amin. dari 5 essay, saya menjawab 3 soal yg saya karang. saya tinggalkan 2 soal lagi karena saya terserang hawa mengatuk yang sangat berat! alhasil saya tinggalkan tidur 2 soal essay PLH tadi, entah beberapa lama kemudian, Miss Fikha membangunkan saya. maaf miss, I feel so sleepy-, karena teman2 saya sudah banyak yang keluar, dengan kecepatan 25 kata/ menit, saya menyelesaikan soal PLH itu.

saya keluar dengan membawa 2 buku cetak sosiologi. saya duduk di samping pintu kelas. Tiba-tiba dan tanpa terduga, teman saya Fadilah Aini dan Nelly Lingga menghampiri saya. Ohh, saya kira siapa. Mereka memberi tau saya kisi2 sosiologi. Bodohnya saya hanya mangut2 dan sama sekali tidak membuka lembaran demi lembaran 2 buku cetak sosiologi yang saya pegang. HEBAT! beberapa menit saya merasakan udara segar di luar, saya mulai berniat untuk segera mempelajari sosiologi didalam kelas. saya duduk di meja karena Arditho menduduki kursi saya. Tapi alhasil, saya tidak jadi lagi belajar karena mendengar ditho, ddangdina dan raisa bercerita. tidak lama kemudian, anak2 lelaki kelas A dan B masuk keruang 3 dengan menyeret seorang laki-laki. diketahui, lelaki tersebut dipaksa menembak wanita. yaah anak muda jaman sekarang. teet, bel berbunyi. dengan sigap saya baca bolak-balik buku cetak yang sedari tadi hanya saya pegang. hehe. yang mengawas kali ini adalah Pak KOHAR! dengan mata yang jeli, pak Kohar memulai ulangan ketiga kami. saya mulai mengerjakannya dengan hati yang lebih fresh. setelah saya baca seluruhnya, saya menelaah banyak sekali kata 'sosial' pada lembar soal itu, lebih dari 5 kata saya rasa. kemudian, lebih dari 2 soal yang saya jawab IDENTIFIKASI. haha:D amel, teman saya yang duduk disamping meja saya tertidur, dan ketika dia terbangun, sudah banyak orang yang mengumpul. dengan segera dia mengerjakan soal itu dan berkata kepada saya : ayu, jangan pulang dulu. ke ruang 4. saya fikir ada apa, dan saya, amel, belhan dan lain2, segera menuju ruang 4 yang hampir seluruhnya anak SCAME. taphampir seluruhnya masih mengerjakan soal dengan khidmat. amel berulang kali berkata agar saya tidak pulang. setelah saya lama menanti, amel berkata : ayu kalo mau pulang gpp, besok aja deh kita kesini lagi. nggek? haduh amels. karena saya sudah terlanjur menunggu, saya akhirnya memutuskan untuk menunggu Bhika. setelah Bhika selesai, kami berdua pulang dan menuju dapur untuk makan siang.

Hari yang lelah teman. tapi yah, saya tetap bersyukur. berharap Tuhan memberi yang terbaik di setiap hari yang kita lewati, Amin :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar