Its hard to pretend you love someone when you don't but its harder to pretend that you don't love someone when you really do ..

You wondered how you’d make it through. I wondered what was wrong with you. Because how could you give your love to someone else, yet share your dreams with me? Sometimes the only thing you’re looking for, is the one thing you can’t see.

Love never dies a natural death. It dies because we don't know how to replenish its source. It dies of blindness and errors and betrayals. It dies of illness and wounds; it dies of weariness, of withering, of tarnishing.

Minggu, 23 Mei 2010

Fanfic - It's you Part 1

Apartemen ku, pukul 06.50

Ting Tong..
Ting Tong..

Shit! Siapa yang ganggu pagi-pagi seperti ini? Aku masih mengantuk, please..

Ting, Tong.

Arghh, siapa sih?! Ku lihat jam dinding di kamar dan ternyata hampir jam 7 pagi. Aku segera bangun, takut orang itu mengetuk pintu apartemen ku lagi. Aku baru membuka pintu,
" Anyong Haseyo! " Kyuhyun mengejutkan ku dengan suara yang agak menyentak.
" Eoseo Oseyo! Ayo cepat masuk, di luar dingin " Segera ku tarik masuk Kyuhyun karena di luar benar-benar dingin. Hawa dingin itu membuat nyawaku yang setengah sadar menjadi 100 % sadar.
" Tumben kau ke sini, ada apa? Setauku kau sudah lama tidak mengunjungi ku, padahal apartemen kalian berada tepat disebelahku. Ngomong-ngomong dimana yang lain? Oh ya kalian benar-benar sombong, kalian janji akan memberikan album terbaru kalian, mana? Oh ya ampun~ aku lupa untuk mengizinkanmu duduk kyuhyun, silahkan duduk, apartemenku agak berantakan, mian! " aku pun mencerocos tidak keruan sambil membereskan ruang tamu, aku baru sadar kalau ruang tamuku berantakan. Kyuhyun tertawa melihat tingkahku.
" Sabar lah sedikit Oni, aku mana bisa menjawab pertanyaanmu kalau kau tidak berhenti bicara. " Jawab Kyuhuyn disela-sela tawanya.
" Apa? Kau panggil aku Oni?! Ingat Cho Kyuhyun, umur kita sama, kita masih sama-sama anak muda. Ada apa kemari?! " Aku pura-pura memarahi Kyuhyun ketika akan memasuki ruang dapur.
" Begini, kau tau 'Beijing Fried Rice' kami sedang sakit, dan yang pastinya kami tidak tau harus sarapan dengan apa. Dari semalam perutku lapar Oni, teman-temanku juga. Hangeng Oppa demam, dia tidak bisa bergerak. Maukah kau ke apartemen kami untuk memasak-kan makanan?! Tolonglah Oni " Jawabnya dengan muka memelas dan suara memohon.
" Jadi kalian hanya membutuhkan aku di saat kalian butuh? Dan kau memanggil ku Oni lagi? Aku akan benar-benar marah padamu Cho Kyuhyun! " Aku pura-pura membentak Kyuhyun.
" Tidaklah Oni, eh maaf maksudku SongHae. Tidak mungkin kami seperti itu padamu. Aku mohon SongHae, akan ku traktir kau es krim. Ayo lah? " Pinta nya dengan ekspresi yang sangat lucu. Aku ingin tertawa ketika melihat mukanya.
" Hmm, minumlah ini dulu. Aku mandi sebentar, setelah itu aku ke sana. Jadi tunggulah di apartemen kalian. " Aku segera masuk kamar.
" Kau baik sekali SongHae! Kami pasti akan mati kalau tidak ada kau, kau sangat baik SongHae!! " Teriaknya dari luar kamar.
" Jangan lupa kunci pintu apartemen ku Kyuhyun! " Aku menggelengkan kepala. Mereka benar-benar sekelompok anak yang manja.
-

Apartemen Suju, Pukul 07.24
" Hei cho kyuhyun, dimana SongHae? Kau bilang kau sudah memanggilnya kemari. Mana dia? " Tanya Leetuk dengan tidak sabar.
" Sabarlah hyung, dia akan datang sebentar lagi. " Jawab Kyuhyun.

Tok, tok.

Leetuk segera membuka pintu dan SongHae telah berdiri di depan pintu dengan muka yang bersemu merah.
-

Ahh~ Pagi ini dingin sekali, aku harus cepat-cepat ke sebelah, sebelum mereka berbondong-bondong ke apartemen ku. Ku ketok pintu apartemen mereka, baru sebentar aku di luar tapi rasa dingin segera menyergap! Aku rasa pipi ku sudah bersemu merah karena kedinginan. Ayo lah, buka pin-

Ckrek. Pintu pun dibuka.

" Anyong Haseyo Oppa! " Aku membungkuk-kan badan ku.
" Eoseo Oseyo SongHae. Ayo masuk. " Ia mempersilakan aku untuk masuk. Mereka sudah bangun, hanya saja ada yang masih setengah sadar, ada yang belum menyuci mukanya, bahkan ada yang masih tertidur di sofa!! Oh god~ mereka memang seperti adikku.
" SongHae, maaf merepotkanmu, padahal masih sangatlah pagi. " Donghae menyeletuk, tapi aku tidak tau dia ada dimana.
" Tidak apa-apa oppa. Dimana dirimu? " Tanyaku sambil melihat sekeliling. Aku meletakkan jaket dan tas ku di lantai.
" Aku di sini SongHae, aku masih kedinginan. " Ia mengangkat tangannya. Ternyata ia masih bersembunyi dibalik selimut.
" Ayo SongHae cepat kemari, aku sudah menyiapkan seluruh peralatan untuk mu masak. " Kyuhyun setengah berteriak dari dalam dapur.
" Iya baiklah, kau sangat cerewet seperti Ommaku, Kyuhyun "
" Aku sangat lapar SongHae, jadi maaf. Haha.. " Kyuhyun menyengir.
" Iya aku tau Kyuhyun, sabarlah sedikit. Kau tunggulah di sana, jangan ikut campur dalam hal masak memasak. Jadi kau harap duduk manis di sana saja. " Aku mendorong Kyuhyun menjauhi dapur.
" Hei semua, segeralah mandi agar masakan ku cepat dihidangkan. Dan jangan lupa, rapi kan seluruh isi rumah ini, jangan sampai aku melihat sampah di mana-mana, siapkan juga meja makan. Ingat kalian harus berolahraga pagi ini.! " Teriak ku dari dalam dapur.
" Haduh, SongHae kau benar-benar seperti Omma kami. " Teriak Shindong.
" Ya terserahlah, ayo cepat bergerak boy!! "
-

Tepat pukul 08.00 semuanya sudah siap, mereka sudah mandi dan makanan pun sudah siap. Aku segera memanggil mereka untuk makan.
" Hei SongHae, apa lagi yang kau lakukan? Ayo makan bersama kami! " Tanya Ryewook dengan mulut yang penuh, ketika aku masih berkutat di dalam dapur.
" Aku sudah makan oppa. Aku sedang menyiapkan bubur untuk Hangeng Oppa, dia kan lagi sakit. Aku mau dia sarapan pagi ini. " Jawabku.
" Iya ya kami tau SongHae, perhatian mu terhadap Hangeng Oppa sangatlah besar, kami tau. " Choi Siwon mulai untuk menggoda ku.

Aku pun segera berlalu dengan membawa bubur untuk Hangeng, aku ingin mengantarkan bubur ini ke kamarnya. Kamarnya tidak begitu jauh dari dapur. Ku buka pintu, ku lihat Hangeng masih tertidur pulas mukanya sangat pucat. Tapi setidaknya badannya tidak terlalu panas. Aku lalu berbisik,
" Hangeng Oppa, bangunlah, aku membuatkanmu bubur. Makanlah agar kau cepat sembuh "
Hangeng membuka matanya, mata yang sangat aku sukai. Ia pun tersenyum, tersirat bahwa ia sangatlah lelah. Tapi ia tetap tersenyum.
" Ohh SongHae, maaf merepotkan. Aku sangatlah lelah, tapi ak- "
" Tidak apa-apa Oppa, aku senang. Jadi ayo cepat bangun, aku akan menyuapimu "Aku menarik kursi di sisi kiri tempat tidurnya. Aku pun menyuapinya. Dia tidak menghabiskan bubur nya. Segera ku ambil obat dan kusuruh ia meminumnya. Setelah itu aku meninggalkannya untuk kembali beristirahat. Aku merasakan sesuatu ketika aku menghabiskan waktu bersama Hangeng, walaupun hanya sebentar.

Ketika aku kembali ke ruang makan, aku melihat mereka telah selesai makan dan sedang membereskan meja makan.
" Oh~ biarkan aku yang membereskan nya oppa, " Aku merasa tidak enak.
" Tidak apa-apa SongHae, kami sudah merepotkanmu. Kau duduk saja di depan TV. " Jawab Leetuk ketika aku ingin membantunya.

Aku, SongHae, Song Hye Gun, adalah salah satu perancang terkenal di Seoul, Korea. Aku menyelesaikan kuliah Fashion ku di Paris. Aku adalah anak salah satu pengusaha terkenal di dunia, jadi tidak aneh kalau aku mempunyai apartemen di kawasan elit. Aku sering menjadi perancang busana untuk artis-artis terkenal, termasuk boy band seperti Super Junior. Aku blasteran Indonesia-Jawa-Korea-France. Jadi tidak salah kalau banyak orang yang menyukai bentuk mukaku yang unik tapi cantik, aku adalah orang yang ceria dan supel. Aku juga mempunyai karakter suara yang bagus, banyak orang yang senang ketika aku menyanyi. Aku menempati apartemen ini selama 3 tahun, entah kenapa aku sangat ingin tinggal di Korea. Aku kenal mereka---super junior, ketika apartemen ini mengadakan acara, dan aku baru tau kalau mereka se-apartemen dengan ku, aku sangat kagum akan kehebatan mereka. Kami menjadi sangat dekat 3 tahun terakhir. Aku sangat senang. Mereka adalah orang-orang yang menyenangkan. Ketika aku sedih, mereka selalu menghibur ku. Tidak salah kalau aku sangat mencintai mereka. Aku sangat mengerti kehidupan mereka.

" Siapa yang kau fikirkan? Hangeng? " Enhyuk bertanya ketika ia tau kalau aku sedang melamun.
" Ahh~ bukan oppa. Haha.. " Jawabku sedatar mungkin, padahal dadaku berdetak lebih kencang apabila ada orang yang menyebutkan nama Hangeng.
" Jangan bohong, SongHae. " Enhyuk mencoba mencari jawaban. Entah kenapa mereka tau kalau aku menyukai Hangeng.
" Haha, tidak Oppa.. " Aku pun terkekeh-kekeh.

Oh my Super Girl ojik naye Baby Girl
nŏrŭl molla bonŭn gŭrŏn namjadŭri baboya
Oh my super Girl nŏyege nan Super Man
sarangiran gamoksoge nŏrŭl gŭnyang bŏryŏ dujima


Bunyi handphone membuat ku berhenti tertawa, segera ku raih hp di dalam saku ku. Bunda Jogja
" Yeoboseyo? Bunda? Apa kabar? "
" Baik sayang. Gimana kabar kamu? Kenapa kamu nggak ke Jogja? "
" Mian Omma~ pekerjaanku di sini sangatlah banyak. Jadi maaf ya bunda. "
" Iya sayang Bunda ngerti kok. Kamu lagi apa? Dimana? "
" Aku baru udah sarapan, Ini lagi di apartemen. Bunda lagi apa? "
" Ohh. Biasa sayang, Bunda lagi shopping di Beringharjo. Yaudah Bunda tutup ya, lagi sibuk. Daah sayang, jaga diri. "
" Iya Bunda, dadahh muah "

Aku pun segera menutup flap handphone ku.
" Mian Oppa~ Tadi Omma ku yang telfon "
" Tidak apa-apa. Oh SongHae, apa acaramu hari ini? " Tanya Heechul..
" Oh sebentar lagi aku mau pergi ke kantor oppa, aku harus mengantarkan desain terbaruku musim ini oppa. Ada apa? "
" Aku ingin Kyuhyun yang mengantar, untuk membalas kebaikanmu pagi ini. "
" Hah? Tidak usah repot-repot oppa, aku bisa naik bus pagi ini. "
" Jangan membantah SongHae. Aku tidak ingin kau sakit, Korea sangat dingin pagi ini "
" Tapi oppa- "
Kyuhyun menyela ucapan ku.
" Ayolah SongHae, kami tidak ingin kau sakit. Kami juga ingin membalas kebaikanmu. Lagian kami sedang tidak sibuk. Aku yang akan mengantar. Kau sudah siap kan? Kau sudah membawa seluruh kepentingan kantormu kan? "
" Ohh baiklah kalau kalian memaksa. "
" Aku tunggu kau di basement SongHae. " Ucap Kyuhyun sambil meninggalkan apartemen.
Aku segera mengambil jaket dan tas ku yang tergeletak di atas meja. Aku pun berpamitan kepada anggota Super Junior yang lain. Aku segera menuruni Lift dengan tergesa-gesa. Aku tidak ingin membuat Kyuhyun, yang sangat menyebalkan itu mengomel. Akhirnya aku sampai di basement, Kyuhyun sudah siap dengan mobilnya. Aku segera masuk ke dalam mobilnya.
" Mian, kau menunggu lama? " Tanyaku ketika memasuki mobil.
" Tidak. Sudah siap? " Kyuhyun tersenyum padaku.
" Hei tunggu, kau tidak memakai jaket Kyuhyun? Tunggu sebentar, akan ku ambilkan. Kenapa kau sangat ceroboh? Diluar sangat dingin, dan aku tidak ingin kau sakit. " Aku menceracau ketika melihat dia hanya memakai sweater yang kebesaran. Segera ku lepas safety belt, aku akan segera keluar mobil, tapi tanganku tertahan olehnya.
" Tidak SongHae, jangan mengkhawatirkan ku. Tak apa aku sakit, asalkan bukan kau.. " Kyuhyun berbicara setengah menggumam, aku tidak mengerti kenapa dia berbicara seperti itu. Dan tatapan matanya, entah mengapa, aku sangat..
" Ayo kita berangkat sekarang " Ucapan Kyuhyun membuat lamunanku terbuyar.

Apartemen ku, pukul 16.00
Huah, akhirnya aku pulang. Rapat dikantor tadi sangatlah membosankan, kenapa di hari yang dingin ini sang Bos ingin mengadakan rapat? Dan jawabannya " Kalian adalah perancang-perancang andalanku, sayang. Dan kalian tau, fashion week akan diadakan 1 bulan lagi. Ayo kita bersiap. " Oh God.. Fashion Week itu masih lama, 1 bulan lagi.

Oh my Super Girl ojik naye Baby Girl
nŏrŭl molla bonŭn gŭrŏn namjadŭri baboya
Oh my super Girl nŏyege nan Super Man
sarangiran gamoksoge nŏrŭl gŭnyang bŏryŏ dujima


Aku baru akan memejamkan mata ketika hp ku meraung-raung minta diangkat. Hosh~ siapa lagi? Jung Eun Ki. Kenapa dia menelpon ku?
" Yeoboseyo? Jung En Ki? Ada apa? "
" Haduh SongHae, bolehkah aku meminta bantuan mu? Tolong.. "
" Ada apa EunKi? "
" Maukah kau menyampaikan salam ku kepada DongHae oppa? Aku baru saja meliaht MV Bonamana. Otot lengannya bisa membuat ku pingsan SongHae.. hh "
" Aigoo, EunKi. Aku fikir apa? Ne, aku akan sampaikan kalau aku bertemu dengannya. "
" Ghamsa hamnida! Aku sangat mencintaimu SongHae, sampai ketemu besok! "
" Yippa Eun Ki. " Aku menutup flap hp ku. Teman sekantor ku ini sangat lah tergila-gila dengan super junior, terlebih dengan DongHae. Ahh, aku ingin tidur rasanya. Badanku terasa sangat pegal.

Oh my Super Girl ojik naye Baby Girl
nŏrŭl molla bonŭn gŭrŏn namjadŭri baboya
Oh my super Girl nŏyege nan Super Man
sarangiran gamoksoge nŏrŭl gŭnyang bŏryŏ dujima


Siapa lagi yang menelepon? Nomor-nya tidak ku kenal.
" Yeoboseyo? Siapa ini?
" Maaf mengganggu. Aku Han Min Kyung. Benarkah ini perancang Song Hye Gun? "
" Han Min Kyung? Ne. Aku Song Hye Gun. Ada perlu apa? "
" Aku ingin kau merancang pakaianku untuk konser ku, 5 bulan lagi. "
" Lebih baik kau datang dulu ke kantor kami. Aku belum bisa memutuskan secara sepihak. "
" Oh baiklah. Maaf mengganggu. "
" Tidak apa-apa. "
Aku menutup flap hp ku. Han Min Kyung, adalah salah satu penyanyi terkenal Korea. Ia juga adalah anak konglomerat. Ia digosipkan sedang menjalin hubungan dekat dengan Leetuk. Ahh persetan dengan gosip.

rrtrrttrttrtt rrttrtttrtttt

New Message. C.Kyuhyun
" Hei SongHae, kau sudah pulang kan? Jam 7 nanti bersiaplah, aku akan menjemputmu. Kita akan makan malam, ada kejutan yang aku siapkan untukmu malam ini. Berdandanlah dengan cantik SongHae. Jangan menolak ajakan ku. Penting, Kyuhyun :) "

Bo? Nanti malam? Kenapa anak ini sering sekali mengejutkanku? Tapi aku senang, aku senang ketika seorang lelaki mengajak-ku makan malam, hmm. Lebih baik aku istirahat sekarang. Aku mau terlihat segar dan cantik di hadapannya. A? Apa? Apa yang aku fikirkan?! Ahh buang jauh-jauh fikiranmu tentang itu SongHae. Dia temanmu! Otakku benar-benar kacau sekarang.

Ting Tong.
Oh itu pasti Kyuhyun. Aku mempercepat memasang anting ku. Ku buka pintu apartemen dan lihat! Cho Kyuhyun memakai tuksedo, dan ia terlihat lebih rapi dan tampan dari biasanya. Aku memang dekat dengan Kyuhyun di banding dengan anggota yang lain. Mungkin karena kami seumuran. Tapi baru ini Kyuhyun mengajak-ku makan malam.
" Kau sudah siap? " Tanya Kyuhyun.
" Tentu. " Jawabku.
" Kita akan makan dimana Kyuhyun? "
" Kita lihat nanti. Bolehkah aku menutup matamu SongHae? "
" Kenapa? "
" Aku ingin ini menjadi sesuatu yang spesial untuk mu. "
" Bo? Baiklah... " Kyuhyun segera mengambil sapu tangan dari saku celananya. Ia menutup mataku dengan sangat lembut dan sangat hati-hati. Aku terpaksa harus memegang tangan kyuhyun, semua terlihat gelap. Kyuhyun menuntunku untuk naik ke sebuah tangga. Aku tidak tau dimana letak tangga tersebut. Tapi yang pasti, tangga tersebut tidak terlalu tinggi. Ketika kyuhyun membuka sebuah pintu ---yang tidak aku tau lagi dimana tempatnya, aku merasakan sejuk karena terpaan angin.
" Kita sudah sampai. " Kyuhyun memecah lamunanku.
" Oh ya? Maukah kau membuka penutup mataku? Aku tidak sabar untuk melihat apa yang telah kau siapkan. " Aku mengeluh.
" Haha. Tenang saja SongHae, akan ku buka. "
Kyuhyun segera membuka ikatan sapu tangan yang menutup mataku. Aku membuka mataku perlahan-lahan, dan ketika aku buka...
" Surprise! " Kyuhyun membisikkan sesuatu dimataku. Aku menganga.
" OH God!! What a romantic!! Kau jahat kyuhyun, kau tega! Kenapa baru kali ini kau ajak aku ke sini?! Aku sangat-sangat, ahhh, aku sangat terkesan kyuhyun! Kenapa kau tau aku menyukai ini? Darimana kau tau? " Aku tidak bisa berkata-kata lagi. Kyuhyun membawaku ke suatu tempat di bagian atas apartemen. Disana ia membuat semacam candle light dinner. Aku sangat menyukainya. Pemandangan disana sangatlah indah! Pemandangan paling indah yang pernah aku lihat di tengah kota Seoul, Korea yang sangat padat. Oh God! Kemana aku selama ini?
" Lebih baik sekarang kita mulai acaranya SongHae. Aku tidak mau makanan yang telah ku siapkan dingin dan tidak enak dimakan. " Ucap Kyuhyun. Ia tidak melepaskan genggaman tangannya padaku. Ia menarik sebuah kursi dan mempersilahkan aku untuk mendudukinya. Malam ini dia bersikap sangat laki-laki. Entah ia baru sekali melakukannya atau aku yang tidak pernah menyadarinya. Kami memulai acara kami dengan makan, mengobrol hal-hal yang tidak penting, sambil diiringi oleh alunan lagu. Tiba-tiba Kyuhyun berdiri dari tempat duduknya.
" Kau mau kemana Kyuhyun? " Tanyaku.
" Tunggu lah disana SongHae. Aku ingin mempersembahkan sesuatu. " Jawabnya sambil meninggalkan tempat duduk. Ia menuju ke samping kanan meja, tidak jauh dari sana ada sebuah kursi dan guitar. Ternyata Kyuhyun akan menyanyikan lagu dengan menggunakan guitar. Aku tidak tau kalau ia dapat memainkan guitar, setauku ia hanya dapat memainkan piano.
" Untuk Song Hye Gun, aku akan menyanyikan sebuah lagu untukmu. Aku harap kau menyukainya, dan satu lagi.. Kau terlihat cantik malam ini, sungguh. " Ucap Kyuhyun. Aku hanya bisa tersenyum. Kyuhyun menyanyikan lagu " Listen To You "

Aninde naneun aninde juhngmal iguhn mari andweneunde

Pabeul muhguhdo jami deul ddaedo michyuhnneunji geudaeman boyuhyo

Uhnjena nareul jongil namaneul motsalgehae miwuhnneunde

Uhttuhke naega uhttuhke geudael saranghage dwaenneunji isanghajyo

Nae maeumeun geudaereul deudjyo muhribootuh balkkeutkkaji

Chingoodeul nareul nollyuhdo nae gaseumeun modoo geudaeman deullyuhyo

Hanadoolset geudaega wootjyo soomi muhjeul guhtman gatjyo

Geudae misoreul damasuh maeil sarangiran yorihajyo yuhngwuhnhi

I love you Love you Love you

Love you Love you Love you yeah

Wae geudaen nareul jamshido nareul gamandooji anhneun guhnji

Giga makhigo uh ee uhbsuhdo nae gaseumeun geudaeman boolluhyo

Geudael wihaesuh yoril haneun nan hwiparame shini najyo

Hwanhage wooseul geudae moseube soneul bedo nae mameun haengbokhajyo

Nae maeumeun geudaereul deudjyo muhribootuh balkkeutkkaji

Chingoodeul nareul nollyuhdo nae gaseumeun modoo geudaeman deullyuhyo

Hanadoolset geudaega wootjyo soomi muhjeul guhtman gatjyo

Geudae misoreul damasuh maeil sarangiran yorihajyo yuhngwuhnhi

Uhnjenga bami jinagago ddo bami jinagago ddo bami jina na giuhki heemihaejyuhdo

Uhnjena nae mameun misojitneun nae nooneun dduhnaji anhgeddago geudael yuhngwuhnhi

Nae maeumeun geudaereul deudjyo muhribootuh balkkeutkkaji

Sesangi modoo woosuhdo nae gaseumeun modoo geudaeman deullyuhyo

Hanadoolset geudaega wootjyo soomi muhjeul guhtman gatjyo

Geudae yegireul damasuh maeil saranghanda kiseuhajyo yuhngwuhnhi

Love you Love you Love you

Love you Love you Love you Oh my baby my love


Aku tidak menyadari bahwa Kyuhyun telah selesai menyanyi. Aku sangat menikmatinya. Suara Kyuhyun memang sangat menghanyutkan, dan aku sangat menyukainya. Aku langsung bertepuk tangan. Kyuhyun tersenyum lebar. Ia meletakkan guitar ke samping kursi yang ia duduki tadi, ia berjalan ke arah ku. Aku berfikir apa yang akan ia lakukan sekarang, ia membuat banyak kejutan malam ini dan aku tidak bisa menebaknya. Tapi aku sangat senang. Kyuhyun membungkuk dan meletakkan tangannya ke arahku, ternyata ia ingin mengajakku berdansa.
" Maukah kau berdansa denganku nona SongHae? " Tanya Kyuhyun.
" Dengan senang hati. " Jawabku.
Aku meletakkan tanganku ke tangan Kyuhyun. Kyuhyun menariknya dengan lembut. Aku berdiri dari kursiku. Aku melingkarkan tanganku di leher kyuhyun. Kyuhyun meletakkan tangannya di pinggulku. Alunan musik yang mengiringi kami berdansa membuat semuanya sangat romantis.
" Aku sangat berterima kasih padamu Kyuhyun, karena kau telah mengajakku makan malam hari ini. Dan semua kejutan ini. " Aku tersenyum kepada Kyuhyun. Senyum yang paling tulus yang pernah aku berikan kepada seorang laki-laki. Entah Kyuhyun menyadarinya atau tidak.
" Aku pun sangat berterima kasih karena kau telah menerima ajakanku SongHae. Dan.. Senyum mu sangat indah SongHae, senyum yang paling Indah yang pernah aku lihat di dunia ini. Maukah kau tersenyum padaku apabila aku merindukanmu SongHae. Maukah? " Gumam Kyuhyun. Kenapa ia meminta seperti itu? Kami berhenti berdansa. Mata Kyuhyun menatapku dengan sangat tulus, matanya menyiratkan sebuah ketulusan. Aku tidak bisa berkata-kata lagi. Aku baru sadar kalau aku menahan nafasku, jantungku berdegup sangat kencang, sangat kencang. Sampai-sampai aku bisa mendengar degup jantungku.
" Aku mencintaimu SongHae. " Deg. Jantung ku berdegup keras.
" SongHae, maukah kau menungguku? Aku ingin menjadi seseorang yang berarti dalam hidupmu SongHae. Maukah? Aku hanya akan pergi sebentar SongHae. " Ucap Kyuhyun.
" Kau mau kemana? " Lirihku.
" Aku akan pulang ke Los Angles SongHae. Ibu ku sakit keras, aku harus menemaninya. "
" Berapa lama? " Tanyaku.
" Aku tidak tau berapa lama SongHae. Aku telah mengajukan cuti. Aku hanya ingin kau menungguku SongHae, hanya sampai aku kembali. " Jelas Kyuhyun, dan ia masih menatapku.
" Aku.. " aku tidak dapat berkata-kata lagi. Kyuhyun memindah kan kedua tangannya dan menggemgam kedua tanganku. Matanya masih mencoba menulusup mataku.
" Besok aku berangkat SongHae. Kau percaya padaku kan? " Ia tersenyum. Aku yakin, aku akan sangat merindukan senyuman ini.
" Aku.. Aku percaya padamu.. Dan aku akan menunggumu.. " Aku setengah berbisik. Tapi aku yakin Kyuhyun mendengarnya. Ia tersenyum. Tanpa aku sadari, air mataku turun. Kyuhyun memegang kedua pipiku.
" Terima kasih, percayalah padaku. " Air mataku semakin menjadi-jadi. Aku tidak bisa menghentikan air mataku. Kyuhyun menarik ku ke pelukan-nya.
Aku akan merindukanmu, Cho Kyuhyun..

Bersambung

8 komentar:

  1. wlwpun dak Q bco slruhnyo, tpi Aq la ngerti cak mno Alur Critonyo,
    Jadi, slmet ie la tmbah Dewasa b, mudah2an biso jadi Novelis nn gek t, haha Amin

    BalasHapus
  2. haha thankyou boy, makasih lah baco haha ^^ ahh ampun jadi penulis~ do'ai bae lah hhaa

    BalasHapus
  3. haha, jadi wong yang berguna b jadilah

    BalasHapus
  4. yo pak,, cerewt nn cak emak2 haha :D

    BalasHapus
  5. khayalan kmu, adeade aje!!

    BalasHapus
  6. haha iya dong, namanya juga fanfiction :p :p

    BalasHapus
  7. Emak2 ?
    calon bapak bapak ini ni, haha

    BalasHapus
  8. iyo2 sewott nn
    cerewet pulaa :D

    BalasHapus